"Maju, Mandiri, Sehat dan Sejahtera" -- selengkapnya... Pemerintah Desa Tedunan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak

Artikel

MENGAPA TANGGAL 10 NOVEMBER DIPERINGATI SEBAGAI HARI PAHLAWAN

10 November 2023 09:02:52  MUHAMMAD NUR SIHABUDDIN  67 Kali Dibaca  Berita Lokal

Pada tanggal 10 November 1945 terjadi pertempuran di Surabaya yang merupakan pertempuran besar antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Inggris. Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.

Setelah gencatan senjata antara pihak Indonesia dan pihak tentara Inggris ditandatangani tanggal 29 Oktober 1945, keadaan berangsur-angsur mereda. Walaupun begitu tetap saja terjadi bentrokan-bentrokan bersenjata antara rakyat dan tentara Inggris di Surabaya. Bentrokan-bentrokan tersebut memuncak dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby (Pimpinan Tentara Inggris untuk Jawa Timur) pada 30 Oktober 1945.

Kematian Jendral Mallaby ini menyebabkan pihak Inggris marah kepada pihak Indonesia dan berakibat pada keputusan pengganti Mallaby yaitu Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh mengeluarkan Ultimatum 10 November 1945 yang meminta pihak Indonesia menyerahkan persenjataan dan menghentikan perlawanan pada tentara AFNEI dan administrasi NICA serta ancaman akan menggempur kota Surabaya dari darat, laut, dan udara apabila orang orang Indonesia tidak mentaati perintah Inggris. Mereka juga mengeluarkan instruksi yang isinya bahwa semua pimpinan bangsa Indonesia dan para pemuda di Surabaya harus datang selambat-lambatnya tanggal 10 November 1945, pukul 06.00 pagi pada tempat yang telah ditentukan. Namun ultimatum itu tidak ditaati oleh rakyat Surabaya, sehingga terjadilah pertempuran Surabaya yang sangat dahsyat pada tanggal 10 November 1945, selama lebih kurang tiga minggu lamanya.

Medan perang Surabaya kemudian mendapat julukan “neraka” karena kerugian yang disebabkan tidaklah sedikit. Pertempuran tersebut telah mengakibatkan sekitar 20.000 rakyat Surabaya menjadi korban, sebagian besar adalah warga sipil. Selain itu diperkirakan 150.000 orang terpaksa meninggalkan kota Surabaya dan tercatat sekitar 1600 orang prajurit Inggris tewas, hilang dan luka-luka serta puluhan alat perang rusak dan hancur.

Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat yang menjadi korban ketika itu serta semangat membara tak kenal menyerah yang ditunjukkan rakyat Surabaya, membuat Inggris serasa terpanggang di neraka dan membuat kota Surabaya kemudian dikenang sebagai kota pahlawan. Selanjutnya tanggal 10 NOVEMBER diperingati setiap tahunnya sebagai HARI PAHLAWAN sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan dan pejuang.

Beberapa Pahlawan Nasional yang juga memiliki andil dalam Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, diantaranya adalah KH. Hasyim Asj’ari, Gubernur Surjo, Bung Tomo dan Moestopo.

 

Sumber :
Surat Edaran Kemensos RI Nomor : S – 697 / MS / PB.06.00 / 10 /2023 Tanggal 30 Oktober Perihal Penyampaian Pedoman Penyelenggaraan Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2023.

https://kemensos.go.id/uploads/topics/16994945131644.pdf

Unduh Lampiran:
PESAN PERJUANGAN PAHLAWAN NASIONAL

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Keuangan

desa/themes/denatra/widgets/keuangan.php

Layanan Mandiri

    Silakan datang atau hubungi operator Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

 Media Sosial

 Sinergi Program

DUKCAPIL JATENG GAYENG

 Agenda

 Statistik

 Komentar

 Peta Lokasi Kantor


Kantor Desa
Alamat : Jl. Maulana No. 17 Desa Tedunan RT 05 RW 01 Kec. Wedung Kab. Demak
Desa : Tedunan
Kecamatan : Wedung
Kabupaten : Demak
Kodepos : 59554
Telepon : 085157331787
Email : desa.tedunan17@gmail.com

 Statistik Pengunjung

  • Hari ini:65
    Kemarin:97
    Total Pengunjung:106.302
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:44.221.66.130
    Browser:Tidak ditemukan

 Arsip Artikel

 Facebook Desa

 Pemerintah Desa