Booklet Penjualan Tenun Bekali Pelaku Usaha Desa Tedunan dengan Strategi Komunikasi Langsung dan Digital
Demak, Jawa Tengah — Rangkaian program kerja digitalisasi produk tenun di Desa Tedunan, Kabupaten Demak, tidak hanya berfokus pada pengenalan produk melalui media digital, tetapi juga pada peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam berkomunikasi dengan konsumen. Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan adalah penyusunan dan pemberian Booklet Penjualan Tenun kepada tiga pelaku tenun, yaitu Mbak Vina, Pak Nur Ikhwan, dan Mas Rudin.
Jayanti Candraningtyas, Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro mengusulkan program kerja berupa Booklet Cara berkomunikasi dengan pembeli, cara menumbuhkan growth mindset, dan juga cara membangun self efficacy untuk para pengusaha tenun. Booklet tersebut disusun sebagai panduan praktis untuk membantu pelaku usaha dalam memasarkan produk, baik melalui komunikasi secara langsung maupun melalui media sosial. Materi komunikasi secara langsung mencakup cara menyapa pembeli, membangun percakapan, menjelaskan karakteristik dan keunggulan produk, serta memberikan respons yang baik terhadap pertanyaan maupun kebutuhan konsumen.
Sementara itu, bagian komunikasi melalui media sosial membahas cara memperkenalkan produk secara lebih menarik di ruang digital. Pelaku usaha diberikan panduan mengenai cara menyampaikan informasi produk, membuat komunikasi yang lebih ramah dengan calon pembeli, serta membangun interaksi melalui media sosial agar produk tenun dapat lebih mudah dikenal oleh masyarakat luas.
Penyusunan booklet ini didasarkan pada hasil asesmen awal yang sebelumnya dilakukan kepada ketiga pengusaha tenun. Informasi dari asesmen digunakan untuk menyesuaikan materi dengan kebutuhan dan kondisi usaha yang dijalankan di Desa Tedunan.
Melalui booklet ini, digitalisasi produk tenun diharapkan tidak berhenti pada proses mengunggah atau memperkenalkan produk secara daring. Lebih dari itu, pelaku usaha juga diharapkan memiliki kemampuan untuk membangun komunikasi yang baik dengan konsumen, baik ketika berhadapan langsung maupun ketika berinteraksi melalui media sosial.
Program ini menjadi salah satu upaya untuk menghubungkan potensi produk tenun lokal dengan perkembangan pemasaran digital. Dengan dukungan keterampilan komunikasi yang lebih baik, produk tenun Desa Tedunan diharapkan dapat memiliki peluang untuk menjangkau konsumen yang lebih luas sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha para pelakunya.
Penulis : Jayanti Candraningtyas
Editor : Tim KKN Tematik 88 Universitas Diponegoro