Tedunan, Wedung - Setelah kurang lebih 50 hari menjalani proses belajar dan mengabdi bersama masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode II Tahun 2026 di Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak resmi ditarik kembali untuk melanjutkan aktivitas akademik di kampus. Kegiatan penarikan secara resmi dilaksanakan di Balai Desa Tedunan pada hari Rabu, 5 Agustus 2026. Acara tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pengabdian mahasiswa KKN-PPM UGM di empat desa, yaitu Desa Tedunan, Desa Babalan, Desa Berahan Kulon, dan Desa Wedung (Dukuh Gojoyo).
Kegiatan penarikan mahasiswa Tim KKN-PPM UGM Wedung Adiluhung 2026 dihadiri oleh perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) ‘Kabupaten Demak, Sekretaris Kecamatan Wedung, seluruh Kepala Desa dan Sekretaris Desa dari empat lokasi KKN, serta sejumlah perangkat desa. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan program KKN-PPM UGM di Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dari berbagai pihak yang hadir. Setelah itu, dilakukan pemaparan hasil pelaksanaan program kerja Tim KKN-PPM UGM Wedung Adiluhung 2026 oleh Dr. Agr. Cahyo Wulandari, S.P., M.P., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Pemaparan dibantu oleh Syifa Indah Pratiwi selaku Koordinator Mahasiswa Unit (Kormanit) dalam menyampaikan program kerja unggulan tingkat kecamatan serta Koordinator Mahasiswa Sub Unit (Kormasit) yang menyampaikan keseluruhan program kerja yang terlaksana di masing-masing Desa.
Program Unggulan dari Tim KKN-PPM UGM Wedung Adiluhung 2026 meliputi Faculty Fair, Kolaborasi Kecamatan Berdaya Kaka Berizin dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah dan berbagai pihak, Kolaborasi Kecamatan Berdaya dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Demak, serta Digitalisasi dan Optimalisasi Website. Sementara itu, program kerja Sub Unit Desa Tedunan dipaparkan oleh Arief Putra Prihandoko selaku Kormasit yang mencakup berbagai bidang, antara lain Pilot Project Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Pertanian, Layanan Publik, Optimalisasi Sistem dan Website, Peningkatan Literasi dan Numerasi, Optimalisasi Perpustakaan Desa, Mitigasi Bencana dan Pertolongan Pertama, Pemetaan, Kesehatan, Profil Desa serta Literasi Digital dengan jumlah keseluruhan 35 program kerja.
Selain pemaparan program kerja, kegiatan penarikan juga diisi dengan penayangan hasil dokumentasi berupa video, peta maupun website yang telah dikembangkan selama pelaksanaan KKN. Penayangan ini menjadi salah satu bentuk dokumentasi sekaligus media untuk memperkenalkan berbagai kegiatan dan hasil yang telah dikerjakan mahasiswa selama berada di Kecamatan Wedung. Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Sesi ini memberikan ruang bagi pihak Bapperida, Kecamatan, Pemerintah Desa, maupun peserta kegiatan untuk menyampaikan tanggapan, pertanyaan, dan masukan terhadap pelaksanaan program KKN-PPM UGM.
Sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, dilakukan prosesi penyerahan cendera mata. Bapperida menyerahkan kenang-kenangan kepada tim KKN-PPM UGM, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dari tim KKN-PPM UGM kepada masing-masing desa, yaitu Desa Tedunan, Desa Babalan, Desa Berahan Kulon, dan Desa Wedung (Dukuh Gojoyo). Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penutupan acara dan foto bersama seluruh peserta. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya kegiatan KKN-PPM UGM Wedung Adiluhung 2026.
Berakhirnya masa KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026 tidak seharusnya dimaknai sebagai berakhirnya manfaat program. Pengetahuan, keterampilan, media edukasi, maupun berbagai hasil kegiatan yang telah diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Penarikan mahasiswa KKN-PPM UGM menjadi pengingat bahwa pengabdian merupakan proses dua arah. Mahasiswa datang membawa ilmu, tetapi pulang dengan pengalaman, nilai, dan pelajaran yang diperoleh dari masyarakat.
Penulis: Hasna ‘Iffat Hanifa
Editor: Tim KKN-PPM UGM 2026