You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Tedunan
Logo Desa Tedunan
Desa Tedunan

Kec. Wedung, Kab. Demak, Provinsi Jawa Tengah

Maju, Mandiri, Sehat dan Sejahtera -- selengkapnya... Pemerintah Desa Tedunan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak

Mengenal Sumber Daya Pertanian Desa Tedunan melalui Peta Tambak Garam, Sawah, dan Jaringan Irigasi Berbasis Citra Satelit

M. Aufal Misyaq 05 Agustus 2026 Dibaca 3 Kali
Mengenal Sumber Daya Pertanian Desa Tedunan melalui Peta Tambak Garam, Sawah, dan Jaringan Irigasi Berbasis Citra Satelit

Tedunan, Wedung - Desa Tedunan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak memiliki potensi sumber daya alam yang cukup beragam, terutama pada sektor pertanian dan perikanan. Wilayah desa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, seperti pertanian sawah, tambak garam, serta aktivitas yang didukung oleh keberadaan jaringan irigasi. Kondisi tersebut membutuhkan ketersediaan informasi spasial yang dapat memberikan gambaran mengenai persebaran dan pemanfaatan lahan di wilayah desa.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026, Kayla Hanifah Jasmine Sitorus (Kayla) dari program studi Teknik Geodesi melaksanakan program Pemetaan Tambak Garam, Sawah, dan Jaringan Irigasi Berbasis Citra Satelit sebagai Data Pendukung Perencanaan Pertanian dan Pengelolaan Sumber Daya Alam di Desa Tedunan. Program ini bertujuan menghasilkan informasi spasial mengenai lokasi dan persebaran tambak garam, area persawahan, serta jaringan irigasi dengan memanfaatkan citra satelit sebagai sumber data.

Tahapan kegiatan dimulai dengan mempersiapkan citra satelit yang mencakup wilayah Desa Tedunan. Citra tersebut kemudian digunakan untuk mengidentifikasi objek berdasarkan karakteristik dan kenampakan permukaan lahan. Selanjutnya, proses digitasi dilakukan untuk menggambarkan batas area tambak garam dan sawah serta jalur jaringan irigasi. Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG) sehingga data yang diperoleh dapat disusun secara sistematis dan ditampilkan dalam bentuk peta.

Dari proses tersebut dihasilkan peta persebaran tambak garam, sawah, dan jaringan irigasi Desa Tedunan. Peta memberikan informasi visual mengenai pola pemanfaatan lahan serta keberadaan jaringan irigasi yang berkaitan dengan wilayah pertanian. Informasi tersebut dapat membantu memberikan gambaran kondisi spasial desa sehingga lebih mudah dipahami dan dapat digunakan sebagai data awal dalam mendukung berbagai kegiatan perencanaan wilayah.

Penggunaan citra satelit dalam pemetaan memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi wilayah secara lebih luas dan efisien. Data yang telah diolah juga dapat diperbarui apabila terjadi perubahan pemanfaatan lahan di kemudian hari. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan peta sebagai produk akhir, tetapi juga mendorong pemanfaatan teknologi geospasial dalam penyediaan informasi yang dapat mendukung pengelolaan sumber daya desa.

Penyerahan peta kepada Pemerintah Desa Tedunan dilaksanakan pada 5 Agustus 2026, bertepatan dengan kegiatan penarikan Tim KKN-PPM UGM dari Desa Tedunan. Penyerahan ini menjadi bentuk kontribusi Tim KKN dalam menyediakan informasi spasial mengenai keberadaan tambak garam, sawah, dan jaringan irigasi di wilayah Desa Tedunan. Dengan adanya peta tersebut, Pemerintah Desa diharapkan memiliki informasi yang lebih terstruktur mengenai kondisi dan sebaran sumber daya lahan yang dapat digunakan sebagai bahan pendukung dalam pengelolaan wilayah serta perencanaan pembangunan desa.

Keberadaan peta diharapkan tidak hanya menjadi luaran administratif dari kegiatan KKN, tetapi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Desa Tedunan sebagai media informasi dan bahan pendukung dalam memahami potensi wilayah. Informasi mengenai sebaran sawah, tambak garam, dan jaringan irigasi diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam mengidentifikasi kondisi dan potensi sumber daya pertanian, mendukung penyusunan program pembangunan, serta menjadi dasar dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pengelolaan lahan dan infrastruktur pertanian. Dengan demikian, hasil pemetaan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Tedunan dan menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi pemetaan untuk mendukung pengelolaan potensi desa secara lebih terarah.

Penulis: Kayla Hanifah Jasmine Sitorus
Editor: Tim KKN-PPM UGM 2026

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 382.156.134,00 Rp 2.125.514.737,00
17.98%
Belanja
Rp 241.996.320,00 Rp 2.132.163.468,00
11.35%
Pembiayaan
Rp 194.498.731,00 Rp 6.648.731,00
2925.35%

APBD 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 3.066.934,00 Rp 19.350.000,00
15.85%
Hasil Aset Desa
Rp 0,00 Rp 252.000.000,00
0%
Dana Desa
Rp 224.073.600,00 Rp 373.456.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 95.646.737,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 142.698.600,00 Rp 335.182.000,00
42.57%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 70.500.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 12.317.000,00 Rp 978.180.000,00
1.26%
Bunga Bank
Rp 0,00 Rp 1.200.000,00
0%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 188.796.320,00 Rp 602.009.708,00
31.36%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 28.000.000,00 Rp 1.271.956.000,00
2.2%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 4.400.000,00 Rp 125.800.000,00
3.5%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 10.000.000,00 Rp 98.700.000,00
10.13%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 10.800.000,00 Rp 33.697.760,00
32.05%