You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Tedunan
Logo Desa Tedunan
Desa Tedunan

Kec. Wedung, Kab. Demak, Provinsi Jawa Tengah

Maju, Mandiri, Sehat dan Sejahtera -- selengkapnya... Pemerintah Desa Tedunan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak

Menguatkan Literasi dan Numerasi, Mahasiswa KKN-PPM UGM Hadirkan Pembelajaran Tambahan bagi Siswa SD Negeri Tedunan

M. Aufal Misyaq 30 Juli 2026 Dibaca 6 Kali
Menguatkan Literasi dan Numerasi, Mahasiswa KKN-PPM UGM Hadirkan Pembelajaran Tambahan bagi Siswa SD Negeri Tedunan

Tedunan, Wedung - Tedunan, Wedung - Kemampuan membaca dan berhitung merupakan dua keterampilan dasar yang menjadi pintu masuk bagi siswa untuk memahami berbagai pembelajaran di sekolah. Ketika kemampuan tersebut belum berkembang secara optimal, proses belajar pada mata pelajaran lain pun dapat menjadi lebih menantang. Berdasarkan kondisi tersebut, mahasiswa KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026 Astika Lianti Suparno (Astika) dari program studi Ilmu Tanah bersama Az Zahra Artadinia Arfian (Zahra) dari program studi Teknik Fisika menginisiasi program Penguatan Kompetensi Siswa melalui Pembelajaran Tambahan Matematika dan Bahasa Indonesia di SD Negeri Tedunan. Program ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap program kerja Perpustakaan Desa dalam mendorong peningkatan kemampuan belajar siswa. Pembelajaran diberikan secara merata kepada siswa kelas 1 hingga kelas 6 melalui delapan kali pertemuan, yang meliputi kegiatan pengenalan dalam MPLS, pembelajaran tambahan di masing-masing kelas, serta ditutup dengan kegiatan perpisahan.

Pelaksanaan pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengamati kebutuhan belajar siswa secara lebih dekat. Selama proses pembelajaran di SD Negeri Tedunan, ditemukan bahwa kemampuan membaca dan berhitung siswa cukup beragam. Sebagian siswa telah mampu mengikuti pembelajaran dengan baik dan menunjukkan kemampuan akademik yang baik, sementara sebagian lainnya masih memerlukan pendampingan lebih lanjut dalam menguasai kemampuan dasar sesuai tingkat kelasnya. Beberapa siswa bahkan masih mengalami kesulitan dalam membaca, mengenali kata, memahami bacaan, maupun melakukan operasi hitung sederhana. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kemampuan membaca memiliki keterkaitan erat dengan kemampuan siswa dalam memahami soal dan mengikuti pembelajaran matematika. Kesulitan pada kemampuan dasar ini juga menjadi salah satu tantangan yang dapat memengaruhi keberlanjutan proses belajar siswa di jenjang kelas berikutnya.

Melalui pembelajaran tambahan, materi disampaikan dengan menyesuaikan tingkat kemampuan dan kebutuhan siswa di setiap jenjang. Pada pembelajaran Bahasa Indonesia, siswa diarahkan untuk memperkuat kemampuan membaca, memahami kata dan kalimat, serta meningkatkan pemahaman terhadap bacaan. Sementara itu, pembelajaran Matematika diarahkan untuk memperkuat kemampuan berhitung dan pemahaman terhadap konsep dasar yang menjadi fondasi bagi materi selanjutnya. Pendekatan pembelajaran dilakukan secara bertahap agar siswa memperoleh ruang untuk belajar sesuai dengan kemampuan masing-masing. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih, bertanya, dan membangun kembali kepercayaan diri dalam belajar.

Program pembelajaran tambahan ini diharapkan dapat menjadi langkah kecil yang memberikan dampak berkelanjutan bagi siswa SD Negeri Tedunan. Lebih dari sekadar menambah waktu belajar, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap pentingnya penguatan kemampuan dasar sejak dini. Keberagaman kemampuan siswa menunjukkan bahwa setiap anak memiliki proses belajar yang berbeda dan membutuhkan ruang untuk berkembang sesuai potensinya. Melalui kolaborasi mahasiswa KKN-PPM UGM, dan SDN Tedunan, diharapkan budaya belajar dan kecintaan terhadap literasi dapat terus tumbuh, sehingga kemampuan membaca dan berhitung tidak hanya menjadi tuntutan pembelajaran di sekolah, tetapi juga menjadi bekal yang kuat bagi siswa untuk melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 382.156.134,00 Rp 2.125.514.737,00
17.98%
Belanja
Rp 241.996.320,00 Rp 2.132.163.468,00
11.35%
Pembiayaan
Rp 194.498.731,00 Rp 6.648.731,00
2925.35%

APBD 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 3.066.934,00 Rp 19.350.000,00
15.85%
Hasil Aset Desa
Rp 0,00 Rp 252.000.000,00
0%
Dana Desa
Rp 224.073.600,00 Rp 373.456.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 95.646.737,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 142.698.600,00 Rp 335.182.000,00
42.57%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 70.500.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 12.317.000,00 Rp 978.180.000,00
1.26%
Bunga Bank
Rp 0,00 Rp 1.200.000,00
0%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 188.796.320,00 Rp 602.009.708,00
31.36%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 28.000.000,00 Rp 1.271.956.000,00
2.2%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 4.400.000,00 Rp 125.800.000,00
3.5%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 10.000.000,00 Rp 98.700.000,00
10.13%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 10.800.000,00 Rp 33.697.760,00
32.05%