You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Tedunan
Logo Desa Tedunan
Desa Tedunan

Kec. Wedung, Kab. Demak, Provinsi Jawa Tengah

Maju, Mandiri, Sehat dan Sejahtera -- selengkapnya... Pemerintah Desa Tedunan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak

Mahasiswa KKN-T 88 UNDIP 2026 Perkuat Peran Ibu PKK Desa Tedunan untuk Dukung Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Keluarga

M. Aufal Misyaq 24 Juli 2026 Dibaca 6 Kali
Mahasiswa KKN-T 88 UNDIP 2026 Perkuat Peran Ibu PKK Desa Tedunan untuk Dukung Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Keluarga

TEDUNAN, DEMAK – Peran ibu dalam keluarga tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan rumah tangga, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dalam mendukung kemandirian ekonomi dan kesejahteraan keluarga. Untuk memperkuat peran tersebut, mahasiswa KKN Tematik Tim 88 Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi bagi ibu-ibu PKK Desa Tedunan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, pada 24 Juli 2026 di Balai Desa Tedunan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial kemasyarakatan bertajuk “Penguatan Peran Ibu PKK dalam Mendukung Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Keluarga di Desa Tedunan.” Kegiatan dilaksanakan melalui berbagai materi yang berkaitan dengan kehidupan rumah tangga, pengembangan usaha, literasi digital, hingga pendampingan anak.

Materi pertama mengenai menjadi konsumen cerdas disampaikan oleh Anna Mariana Anastasya Putri, mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Universitas Diponegoro. Ibu-ibu PKK diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban konsumen, pentingnya memilih produk yang aman dan berkualitas, serta cara memahami informasi pada label kemasan. Edukasi ini diharapkan dapat membantu peserta menerapkan perilaku konsumsi yang lebih cerdas dan bijaksana dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya, Sheyra Ayu Fadhiska, mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis, memperkenalkan pemanfaatan QRIS bagi ibu-ibu PKK yang memiliki usaha. Materi mencakup manfaat QRIS, keamanan transaksi digital, serta cara pemanfaatannya sebagai metode pembayaran. Pengenalan ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong digitalisasi transaksi dan memberikan kemudahan dalam kegiatan usaha.

Dalam bidang kewirausahaan, Balqis Tryajeng Cantika, mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis, memberikan sosialisasi dan edukasi dasar kewirausahaan. Materi yang disampaikan meliputi karakter wirausaha, cara melihat peluang usaha di lingkungan sekitar, serta langkah memulai usaha dengan modal kecil. Melalui materi tersebut, peserta diharapkan memiliki bekal untuk mulai melihat potensi usaha yang dapat dikembangkan secara mandiri.

Sementara itu, Mochamad Fadli Riyana Zulfikar, mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis, memberikan pelatihan foto produk menggunakan handphone. Peserta diperkenalkan pada teknik pengambilan gambar, pemilihan sudut, serta pemanfaatan pencahayaan agar produk terlihat lebih menarik. Keterampilan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan visual promosi yang lebih baik, khususnya dalam pemasaran produk secara digital.

Dari sisi pengelolaan keuangan usaha, Dhea Dwi Wahyuni, mahasiswa Program Studi Akuntansi Pajak, memberikan edukasi penyusunan pembukuan keuangan sederhana. Materi mencakup pencatatan transaksi usaha, pemasukan dan pengeluaran, pengelolaan arus kas, serta pemisahan keuangan pribadi dan usaha. Pencatatan sederhana diharapkan dapat membantu ibu-ibu yang memiliki usaha mengetahui kondisi keuangan usaha dengan lebih tertib.

Tidak hanya berfokus pada ekonomi, kegiatan juga membahas aspek kesejahteraan keluarga. Fusita Puspito Asri, mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan, memberikan sosialisasi mengenai penyimpanan bahan pangan rumah tangga yang baik. Materi mencakup pencegahan kontaminasi silang, pengaturan suhu, zonasi penyimpanan, serta penerapan prinsip FIFO. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu ibu-ibu menerapkan penyimpanan pangan yang lebih higienis, aman, dan efisien di rumah.

Pada aspek pendidikan anak, Agung Dwi Nugroho, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris, memberikan edukasi mengenai peran orang tua dalam mendukung pembelajaran Bahasa Inggris anak. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pendampingan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif di rumah. Kegiatan juga berlangsung interaktif dengan adanya pertanyaan dari peserta mengenai penerapan pembelajaran Bahasa Inggris kepada anak di rumah.

Selain itu, Muhammad Shahzada Faizullah, mahasiswa Program Studi Oseanografi, memberikan sosialisasi mengenai potensi hasil laut dan sumber daya pesisir Demak sebagai produk UMKM. Peserta diperkenalkan pada berbagai peluang pemanfaatan hasil laut lokal dan produk turunan tambak garam yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Materi ini diharapkan dapat membuka wawasan mengenai potensi sumber daya lokal sebagai peluang pengembangan usaha keluarga.

Melalui rangkaian edukasi tersebut, mahasiswa KKN Tematik Tim 88 Undip berupaya memberikan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun kegiatan usaha. Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan ekonomi, tetapi juga mencakup aspek konsumsi, pengelolaan pangan, pendidikan anak, dan pemanfaatan potensi lokal.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran ibu-ibu PKK Desa Tedunan dalam mendukung kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pengetahuan dan keterampilan yang sederhana, praktis, dan dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Penulis: Tim KKN Tematik 88 Undip
Editor: Tim KKN Tematik 88 Undip

 

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 382.156.134,00 Rp 2.125.514.737,00
17.98%
Belanja
Rp 241.996.320,00 Rp 2.132.163.468,00
11.35%
Pembiayaan
Rp 194.498.731,00 Rp 6.648.731,00
2925.35%

APBD 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 3.066.934,00 Rp 19.350.000,00
15.85%
Hasil Aset Desa
Rp 0,00 Rp 252.000.000,00
0%
Dana Desa
Rp 224.073.600,00 Rp 373.456.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 95.646.737,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 142.698.600,00 Rp 335.182.000,00
42.57%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 70.500.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 12.317.000,00 Rp 978.180.000,00
1.26%
Bunga Bank
Rp 0,00 Rp 1.200.000,00
0%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 188.796.320,00 Rp 602.009.708,00
31.36%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 28.000.000,00 Rp 1.271.956.000,00
2.2%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 4.400.000,00 Rp 125.800.000,00
3.5%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 10.000.000,00 Rp 98.700.000,00
10.13%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 10.800.000,00 Rp 33.697.760,00
32.05%