You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Tedunan
Logo Desa Tedunan
Desa Tedunan

Kec. Wedung, Kab. Demak, Provinsi Jawa Tengah

Maju, Mandiri, Sehat dan Sejahtera -- selengkapnya... Pemerintah Desa Tedunan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak

Cermat Kelola Keuangan Usaha, Mahasiswa KKN -T Undip Kenalkan Pembukuan Sederhana bagi Ibu-Ibu PKK

M. Aufal Misyaq 24 Juli 2026 Dibaca 8 Kali
Cermat Kelola Keuangan Usaha, Mahasiswa KKN -T Undip Kenalkan Pembukuan Sederhana bagi Ibu-Ibu PKK

TEDUNAN, DEMAK – Menjalankan usaha tidak hanya berkaitan dengan menjual produk, tetapi juga dengan mengelola keuangan agar usaha dapat terus berjalan. Bagi pelaku usaha skala rumah tangga, pencatatan pemasukan dan pengeluaran sering kali masih dilakukan secara sederhana atau belum dipisahkan dari keuangan pribadi. Kondisi ini dapat menyulitkan pelaku usaha dalam mengetahui jumlah pengeluaran, pemasukan, maupun keuntungan yang diperoleh.

Untuk membantu mengatasi hal tersebut, Dhea Dwi Wahyuni, mahasiswa Program Studi D4 Akuntansi Perpajakan, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, melaksanakan program Sosialisasi dan Edukasi Penyusunan Pembukuan Keuangan Sederhana bagi Ibu-Ibu PKK yang Memiliki Usaha sebagai bagian dari kegiatan KKN Tematik Tim 88 Undip di Desa Tedunan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak. Kegiatan ini dilaksanakan pada 24 Juli 2026. 

Dalam kegiatan ini, ibu-ibu PKK yang memiliki usaha diperkenalkan pada pentingnya pencatatan keuangan secara teratur. Materi yang disampaikan mencakup pencatatan pemasukan dan pengeluaran, pengelolaan arus kas, serta pemisahan antara uang pribadi dan uang usaha. Penyampaian dilakukan melalui PPT dan disertai contoh sederhana yang dekat dengan aktivitas usaha sehari-hari agar lebih mudah dipahami dan diterapkan.

Pembukuan sederhana dapat membantu pelaku usaha melihat kondisi keuangan dengan lebih jelas. Dengan mencatat setiap transaksi, pemasukan dan pengeluaran dapat dipantau, sementara keuntungan usaha dapat diketahui dengan lebih terukur. Pencatatan tersebut juga dapat menjadi dasar dalam mengambil keputusan terkait pengelolaan usaha.

Program ini diharapkan dapat membuat ibu-ibu PKK mulai membiasakan pencatatan keuangan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat membantu pengelolaan usaha menjadi lebih tertib dan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi keuangan usaha. 

 

Penulis: Dhea Dwi Wahyuni KKN Tematik 88 Undip

Editor: Tim KKN Tematik 88 Undip

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 382.156.134,00 Rp 2.125.514.737,00
17.98%
Belanja
Rp 241.996.320,00 Rp 2.132.163.468,00
11.35%
Pembiayaan
Rp 194.498.731,00 Rp 6.648.731,00
2925.35%

APBD 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 3.066.934,00 Rp 19.350.000,00
15.85%
Hasil Aset Desa
Rp 0,00 Rp 252.000.000,00
0%
Dana Desa
Rp 224.073.600,00 Rp 373.456.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 95.646.737,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 142.698.600,00 Rp 335.182.000,00
42.57%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 70.500.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 12.317.000,00 Rp 978.180.000,00
1.26%
Bunga Bank
Rp 0,00 Rp 1.200.000,00
0%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 188.796.320,00 Rp 602.009.708,00
31.36%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 28.000.000,00 Rp 1.271.956.000,00
2.2%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 4.400.000,00 Rp 125.800.000,00
3.5%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 10.000.000,00 Rp 98.700.000,00
10.13%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 10.800.000,00 Rp 33.697.760,00
32.05%