You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Tedunan
Logo Desa Tedunan
Desa Tedunan

Kec. Wedung, Kab. Demak, Provinsi Jawa Tengah

Maju, Mandiri, Sehat dan Sejahtera -- selengkapnya... Pemerintah Desa Tedunan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak

Sosialisasi Pengenalan dan Pengembangan Bahan Agroindustri untuk Peningkatan Ekonomi

Muhammad Nur Sihabuddin 09 Agustus 2023 Dibaca 471 Kali
Sosialisasi Pengenalan dan Pengembangan Bahan Agroindustri untuk Peningkatan Ekonomi

Pada tanggal 23 Juli 2023, telah terlaksana kegiatan "Sosialisasi Pengenalan dan Pengembangan Bahan Agroindustri untuk Peningkatan Ekonomi” oleh Tim KKN-PPM UGM. Kegiatan ini dihadiri oleh karang taruna Desa Tedunan. Pada kegiatan ini, mahasiswa KKN memaparkan tentang agroindustri, bahan agroindustri, penanganannya, cara penyimpanan, pengemasan, dan contoh pengembangannya. Kegiatan ini bertujuan untuk dapat meningkatkan pengetahuan pemuda terkait bahan agroindustri dan ide pengembangannya sehingga terdorong untuk melakukan upaya pemanfaatan bahan agroindustri yang dapat meningkatkan perekonomian. Selain itu, dapat tumbuh ketertarikan dari para pemuda untuk menekuni bidang agroindustri.

Selama kegiatan sosialisasi, para peserta menyimak dan menanggapi pemaparan materi dari mahasiswa KKN dengan antusias sehingga terjalin diskusi. Materi yang disampaikan meliputi pengertian agroindustri sebagai industri yang memanfaatkan bahan baku hasil pertanian untuk diolah menjadi produk yang bernilai tambah. Bahan agroindustri memiliki tiga sifat khas, yaitu mudah rusak, musiman, dan memakan tempat (bulky). Contoh komoditas yang dapat dikembangkan adalah buah dan sayuran. Buah dapat mengalami pembusukan akibat bakteri dan jamur yang ada pada buah dan dapat dicegah menggunakan fungisida atau melalui proses pemanasan dan pendinginan. Sayuran sebagai tanaman hortikultura mengandung berbagai mineral dan vitamin yang baik bagi tubuh. Perlakuan pasca panen pada tanaman sayur adalah dicuci, disortir, dipotong, dan dikemas. Metode pengawetannya meliputi pengeringan, pengalengan, pendinginan, dan fermentasi untuk menghambat aktivitas mikroorganisme penyebab pembusukan.

Setelah mengikuti kegiatan sosialisasi terkait agroindustri ini para peserta memiliki pemahaman lebih mendalam terkait bahan agroindustri dan pengembangannya menjadi produk olahan yang bernilai jual sebagai ide berwirausaha. Produk olahan yang dapat dicoba oleh para peserta, yaitu tepung singkong, minyak Virgin Coconut Oil  (VCO), dan manisan mangga. Saran untuk kegiatan selanjutnya, dapat diberikan pelatihan setelah acara sosialisasi sehingga ilmu yang didapatkan oleh para peserta dapat langsung dipraktikkan. Agroindustri memiliki kelebihan dibandingkan dengan industri lainnya, seperti menggunakan sumber daya alam yang ada dan dapat diperbaharui, memiliki keterkaitan yang kuat antara industri hulu dan industri hilir, serta membuka lapangan kerja bagi sebagian besar penduduk Indonesia yang bekerja di sektor pertanian. Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, pemuda diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatkan dengan mengolah sumber daya yang ada di lingkungannya.

Ditulis oleh: Ghina Zain Sukmaningrum - Tim KKN-PPM UGM 2023

Diedit oleh: Muhammad Nurhafiz Sidiq - Tim KKN-PPM UGM 2023 

 

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 382.156.134,00 Rp 2.125.514.737,00
17.98%
Belanja
Rp 241.996.320,00 Rp 2.132.163.468,00
11.35%
Pembiayaan
Rp 194.498.731,00 Rp 6.648.731,00
2925.35%

APBD 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 3.066.934,00 Rp 19.350.000,00
15.85%
Hasil Aset Desa
Rp 0,00 Rp 252.000.000,00
0%
Dana Desa
Rp 224.073.600,00 Rp 373.456.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 95.646.737,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 142.698.600,00 Rp 335.182.000,00
42.57%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 70.500.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 12.317.000,00 Rp 978.180.000,00
1.26%
Bunga Bank
Rp 0,00 Rp 1.200.000,00
0%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 188.796.320,00 Rp 602.009.708,00
31.36%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 28.000.000,00 Rp 1.271.956.000,00
2.2%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 4.400.000,00 Rp 125.800.000,00
3.5%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 10.000.000,00 Rp 98.700.000,00
10.13%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 10.800.000,00 Rp 33.697.760,00
32.05%